Jusuf Kalla : Indonesia Tidak Membutuhkan Pemimpin yang Otoriter dan Emosian

SOROTMAKASSAR -- Makassar.

Wakil Presiden (Wapres) RI, Drs. H. M. Jusuf Kalla menghadiri acara bertajuk "Silaturrahmi Kebangsaan Bersama Wakil Presiden RI Drs. H. M. Jusuf Kalla" yang diselenggarakan oleh Jenggala Center (JC) Sulsel bersama Tim Perhimpunan Mahasisw Tanjungbalai (Permata), Minggu (31/03/2019) siang pukul 11.00 Wita di Sandeq Ballroom, Hotel Claro Jln A.P.Pettarani Makassar.

Kegiatan Seminar Kebangsaan ini dihadiri pula oleh Ketua Tim JC Pusat Iskandar Majid, Wagub Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, Wakil Walikota Makassar Dr. H. Syamsu Rizal MI, S.Sos, MSi, Kepala JC Sulsel Yasir Mahmud, SE, dan sekitar 400 orang undangan.

Wapres Jusuf Kalla dalam sambutannya mengemukakan, kita sudah menyaksikan bersama acara debat Capres pada Sabtu (30/03/2019) malam, dimana ada 2 calon pemimpin yang mempunyai sifat berbeda. "Yang satu emosian, bagaimana bisa membangun bangsa ini kedepan ? Dan yang satunya bijak dalam menghadapi persoalan," ujarnya.

Menurut Jusuf Kalla, kedepannya Indonesia butuh pemimpin yang bijak dalam menghadapi masalah, dan tidak membutuhkan pemimpin yang otoriter serta emosian. "Untuk itulah saya berharap pilihlah pemimpin yang dapat mengayomi masyarakat. Jangan pilih pemimpin yang emosian," tegas Wapres.

Pada kesempatan tersebut, Wagub Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan, melalui kegiatan Silaturrahmi Kebangsaan ini pemerintah telah memberikan fakta bahwa hukum adalah panglima tertinggi. Tanpa tebang pilih, siapapun dia, pangkat, jabatan, suku, ras dan agamanya, penegakan hukum tetap berlaku. (im/jw)