SOROTMAKASSAR - SINJAI.
Tumbuh nyaris tanpa diurus, nyatanya talas memiliki potensi bisnis yang sangat besar. Tak hanya pelepah daunnya yang banyak diminati sebagai pakan ternak. Namun umbinya juga bisa dimanfaatkan menjadi bisnis cemilan yang menggiurkan jika diolah dengan benar.
Seperti yang dilakukan oleh salah seorang paruh baya di Kabupaten Sinjai bernama Monalisa yamg mencoba menekuni bisnis keripik dari tanaman talas.
Mulanya hanya coba-coba namun seiring waktu keripik buatan ibu dari dua anak ini sangat digemari oleh masyarakat setempat dengan cita rasa yang khas dan gurih.
Selama dua tahun bisnis ini dijalankan, usaha keripik talas yang digelutinya terus berkembang dan mengalami omzet yang meningkat.
Usaha yang diberi nama brand Deng Mama ini kini dikemas dalam tiga rasa yaitu rasa balado, rasa original dan rasa pedas.
Saat ditemui di kediamannya di BTN Lappa Mas Blok K nomor 23, Minggu (01/01/2023), Monalisa menuturkan, bahan baku dari usaha keripik ini diperoleh dari tanaman talas dari Kecamatan SinjainTimur, Bulupoddo dan bahkan diperoleh dari Kabupaten Bone.
"Dalam sekarung saya jualkan seharga Rp 150 ribu dengan isi sebanyak 125 bungkus. Alhamdulillah masyarakat sekitar disini banyak yang suka dan usaha ini menjadi sumber pendapatan keluarga," tukasnya.
Menurut Monalisa, brand keripik talas 'Deng Mama' ini dilatar belakangi oleh kisah anaknya yang doyan makan namun tidak tumbuh besar. (AaN)