SOROTMAKASSAR -- Makassar.
Wakil Presiden (Wapres) RI, Jusuf Kalla (JK) didampingi MenPAN-RB, Syafruddin dan Gubernur Sulsel, HM Nurdin Abdullah meresmikan Gedung Perawatan Rumah Sakit Ibnu Sina, Yayasan Wakaf UMI di Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Sabtu (30/03/2019) pagi.
"Ayo bismillah," kata Jusuf Kalla mengajak semua undangan yang hadir, sebelum meresmikan dengan melakukan penekan tombol sirene.
Dalam sambutannya, Wapres menyampaikan ucapan selamat atas peresmian gedung baru. Pemerintah sebutnya, dalam era setelah reformasi memutuskan untuk memberikan pelayanan kesehatan yang sama kepada masyarakat. Artinya, setiap orang berhak untuk dilayani.
"Tujuannya untuk memeratakan layanan kesehatan kepada masyarakat dan layanan ini bertambah karena pertambahan penduduk," sebutnya.
Fasilitas kesehatan bertumbuh baik. Tuntutan masyarakat juga untuk layanan kesehatan semakin baik dan semakin tinggi.
JK menjabarkan, ada tiga unsur yang perlu dipenuhi oleh rumah sakit yang baik dan berkualitas. Diantaranya, kemampuan dokter, teknologi dan pelayanan (hospitality). "Menggabungkan ketiga unsur ini. Juga hospitality," ujarnya.
Wapres menyebutkan, khususnya di Kota Makassar rumah sakit tersedia cukup banyak. Salah satu keunggulan Makassar adalah dengan layanan kesehatan terbaik di Indonesia bagian timur. Ini menjadi potensi untuk bidang pelayanan kesehatan. Selama ini rujukan bagi masyarakat yang ingin mendapatkan pelayanan kesehatan ke Jakarta atau keluar negeri seperti Singapura.
Demikian juga sumber daya manusia (SDM) yang dimiliki Ibnu Sina yang berkualitas. "Apalagi sesuai namanya, dokter muslim abad ke-9, tentu memiliki kemampuan yang luar biasa, Ibnu Sina atau Avicenna," ujarnya.
Selain gubernur, Wapres juga memberikan bantuan satu ambulans. "Saya satu, Pak Gubernur satu juga, harus dimanfaatkan untuk membawa kesehatan dengan baik," harapnya.
Usai melakukan penekan tombol sirene, kemudian meninjau lantai tiga gedung dan melakukan pengguntingan pita.
Sementara itu, Gubernur NA dihadapan Wapres, menjelaskan Rencana Pemprov Sulsel di bidang kesehatan. Terutama perbaikan gizi masyarakat, ketersediaan tenaga medis dan fasilitas terbaik. (*)
Wakil Presiden (Wapres) RI, Jusuf Kalla (JK) didampingi MenPAN-RB, Syafruddin dan Gubernur Sulsel, HM Nurdin Abdullah meresmikan Gedung Perawatan Rumah Sakit Ibnu Sina, Yayasan Wakaf UMI di Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Sabtu (30/03/2019) pagi.

"Ayo bismillah," kata Jusuf Kalla mengajak semua undangan yang hadir, sebelum meresmikan dengan melakukan penekan tombol sirene.
Dalam sambutannya, Wapres menyampaikan ucapan selamat atas peresmian gedung baru. Pemerintah sebutnya, dalam era setelah reformasi memutuskan untuk memberikan pelayanan kesehatan yang sama kepada masyarakat. Artinya, setiap orang berhak untuk dilayani.
"Tujuannya untuk memeratakan layanan kesehatan kepada masyarakat dan layanan ini bertambah karena pertambahan penduduk," sebutnya.
Fasilitas kesehatan bertumbuh baik. Tuntutan masyarakat juga untuk layanan kesehatan semakin baik dan semakin tinggi.
JK menjabarkan, ada tiga unsur yang perlu dipenuhi oleh rumah sakit yang baik dan berkualitas. Diantaranya, kemampuan dokter, teknologi dan pelayanan (hospitality). "Menggabungkan ketiga unsur ini. Juga hospitality," ujarnya.
Wapres menyebutkan, khususnya di Kota Makassar rumah sakit tersedia cukup banyak. Salah satu keunggulan Makassar adalah dengan layanan kesehatan terbaik di Indonesia bagian timur. Ini menjadi potensi untuk bidang pelayanan kesehatan. Selama ini rujukan bagi masyarakat yang ingin mendapatkan pelayanan kesehatan ke Jakarta atau keluar negeri seperti Singapura.
Demikian juga sumber daya manusia (SDM) yang dimiliki Ibnu Sina yang berkualitas. "Apalagi sesuai namanya, dokter muslim abad ke-9, tentu memiliki kemampuan yang luar biasa, Ibnu Sina atau Avicenna," ujarnya.
Selain gubernur, Wapres juga memberikan bantuan satu ambulans. "Saya satu, Pak Gubernur satu juga, harus dimanfaatkan untuk membawa kesehatan dengan baik," harapnya.
Usai melakukan penekan tombol sirene, kemudian meninjau lantai tiga gedung dan melakukan pengguntingan pita.
Sementara itu, Gubernur NA dihadapan Wapres, menjelaskan Rencana Pemprov Sulsel di bidang kesehatan. Terutama perbaikan gizi masyarakat, ketersediaan tenaga medis dan fasilitas terbaik. (*)