Makassar Kirim 1.183 Peserta ke Muktamar Muhammadiyah di Solo

SOROTMAKASSAR - MAKASSAR.

Dalam rangka pelaksanaan  Muktamar Muhamnadiyah ke- 48 di Surakarta,  Kota Solo, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (DPM) Kota Makassar mengadakan Tablig Akbar untuk memberikan pembekalan bagi peserta yang akan berangkat ke  Solo  sebagai penggembira muktamar tersebut,  yang dilaksanakan  di Masjid Baiturrahman, Sabtu (12/11) sore, ba'da Shalat Ashar.



Hadir Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah  Kota Makassar,  Drs.  Chaeruddin  Hakim,  M. Pd,  yang juga sekaligus sebagai Ketua Panitia.

Pembekalan yang dikemas dalam Tabliq Akbar ini,  dihadiri 1.183 orang peserta penggembira, yang dikatakan sebagai peserta penggembira  terbesar dari Kota Makassar,  dan sebagian besar adalah wanita.

PDM Kota Makassar, yang terdiri dari 25 PCA se-Kota Makassar,   membentuk 25 Korcab untuk mengkoordinir peserta muktamar yang akan berangkat ke  Solo.

Peserta Muktamar



Ketua Panitia, Drs. Chaeruddin Hakim berpesan agar peserta dapat  menjaga  silaturahim dan persahabatan selama dalam perjalanan.
 
Semarak Muktamar Muhammadiyah dalam bentuk Tablig Akbar ini diharapkan dapat  menghasilkan pemimpin Muhammadiyah yang terbaik. Untuk itu,  peserta perlu banyak doa kepada Allah Swt,  sehingga Muktamar ini dapat berjalan lancar dan memberikan hasil yang terbaik.

Menurutnya, ini adalah perjalanan ibadah dan perjuangan untuk tegaknya Agama Allah, sekaligus  sebagai  perjalanan yang mulia,  dan menjadi kesempatan untuk menunjukkan ukhuwah Islamiah  yang kokoh. Melalui pelaksanaan  muktamar ini  akan semakin menyemarakan Dakwah Muhammadiyah.

Sedang pembawa Hikmah Tablig Akbar, Dr.  K. H. Alwi Uddin, M. Ag,  yang juga sebagai Penasihat  PDM Kota Makassar  mengatakan,  
Muktamar Muhammadiyah adalah wadah permusyawaratan tertinggi di  Muhammadiyah.



Dia menyampaikan sejarah pelaksanaan muktamar  yang selama ini  menjadi wadah organisasi Muhammadiyah.
 
Kiai  Alwi Uddin   berharap, peserta muktamar dari Makassar dapat memperhatikan adab-adab perjalanan,  karena ini bukan perjalanan biasa, tapi perjalanan sapar  yang bernilai Dakwah Dan Ibadah. Sehingga peserta muktamar  harus menjalankan  dengan doa yang diajarkan pada semua kegiatan,  agar terhindar dari masalah dan kesulitan.

Peserta muktamar dari  Kota Makassar mulai  berangkat pada 15 November  2022,  dalam  4  embarkasi pemberangkatan. Sebelumnya  pada 13 November 2022 pagi,  Peserta muktamar mengadakan pawai semarak muktamar, dengan titik kumpul di Masjid Baiturrahman. (darman)