Sekitar 100 Mobil Angkot Jurusan Sungguminasa dan Takalar Unjuk Rasa di Depan Terminal Malingkeri

SOROTMAKASSAR -- Makassar.

Sekitar 100 unit mobil angkutan (pete-pete, Red) jurusan Sungguminasa dan Takalar berkumpul di depan Terminal Malingkeri dan para sopirnya melakukan unjuk rasa, Selasa (26/03/2019) pagi sekitar pukul 10.40 Wita.
Sebelumnya, sekitar pukul 09.00 Wita di depan terminal Malingkeri telah berkumpul kurang lebih 100 kendaraan pete-pete jurusan Sungguminasa dan Takalar yang dipimpin Baho Hamsa selaku penanggung jawab Aliansi Community Angkot.

Mereka berkumpul dengan cara menghentikan semua mobil angkot yang lewat dan menurunkan penumpangnya serta membagikan selebaran kepada para sopir pete-pete dan mengajak untuk bersama-sama melakukan aksi unjuk rasa.

Selebaran yang dibagikan itu bertuliskan sejumlah tuntutan, diantaranya meminta pajak kendaraan bermotor (PKB) diturunkan, membebaskan retribusi angkutan kota karena adanya angkutan umum lainnya yang tidak membayar retribusi.

Pengunjuk rasa juga menuntut penghapusan retribusi angkutan kota yang dikelola PD Terminal Makassar Metro. Selain memboikot retribusi angkutan kota karena adanya diskriminasi atas angkutan lainnya, mereka juga menuntut ditertibkannya angkutan umum Maminasata yang tidak sesuai ketentuan berlaku, khususnya ASK.

Mereka juga menyatakan menolak kehadiran pete-pete smart dan minta menindaki oknum yang membentengi perusahaan angkutan Bandara. Dalam aksinya, para sopir angkutan kota ini didampingi massa dari Gerakan Rakyat dan Mahasisw Indonesia.

Massa pendamping sopir pete-pete yang dipimpin Jenderal Lapangannya, Ahmad Ando melakukan orasi secara bergantian dengan menggunakan alat pengeras suara di depan terminal Malingkeri. Usai berorasi di tempat itu, sekitar para sopir pete-pete bersama pendampingnya bergerak menuju kantor Gubernur Sulsel untuk bergabung dengan sopir pete-pete jurusan lainnya guna melakukan aksi yang sama. 

Mereka menggunakan sekitar 10 unit kendaraan angkutan dengan mendapat pengawalan dari anggota Polsek Rappocini dan personil Pamtup Polrestabes Makassar. (im/jw)