SOROTMAKASSAR -- Gowa.
Ratusan alumni SMA Negeri 1 (SMANSA) '82 Makassar yang berdomisili di Kota Makassar maupun yang dari daerah hingga luar Sulsel, Sabtu (03/04/2021) siang berkumpul di tempat wisata Rumah Kebun Bili-Bili, Kabupaten Gowa dan secara resmi mendeklarasikan terbentuknya Ikatan Alumni (IKA) SMANSA '82 SMART dengan jumlah keanggotaan yang sudah tercatat sebanyak 217 orang.
Pantauan media ini di lokasi deklarasi, tekad bulat dari ratusan alumni SMANSA '82 untuk bersatu dan berkreatifitas dalam organisasi baru tersebut adalah merupakan reaksi atas penolakan mereka terhadap hasil Mubes IKA SMANSA '82 yang berlangsung Sabtu (03/04/2021) pagi di Rotterdam Room Lt.18 Hotel Arthama Jln Haji Bau No.5, Makassar.
Menurut salah seorang penggagas lahirnya SMANSA '82 SMART yang tidak bersedia disebutkan jati dirinya, penolakan terhadap penyelenggaraan hingga hasil Mubes IKA SMANSA '82 ini dikarenakan banyaknya dugaan kecurangan dan rekayasa dilakukan panitia yang sejak awal sudah berkonspirasi mengarahkan untuk menetapkan seorang kandidat bakal calon ketua terpilih secara aklamasi.
Lebih parahnya lagi, bebernya, dugaan konspirasi buruk yang sengaja disetting ini dinilai melibatkan Ketua Umum (Ketum) IKA SMANSA Pusat, Andi Ina Kartika Sari yang terlalu nampak keberpihakannya terhadap penyelenggaraan Mubes yang jelas-jelas diwarnai banyak penyimpangan aturan keorganisasian.


Selain itu, tegasnya, adinda Andi Ina Kartika Sari dinilai gegabah sehingga langsung melegitimasi dan mengukuhkan Junaldi Monoarfa sebagai Ketua IKA SMANSA '82 tanpa memikirkan lagi dampak perpecahan alumni yang bakal semakin parah melilit tubuh wadah organisasi paguyuban SMANSA '82 kedepannya.
Lanjutnya lagi, seharusnya selaku Ketua Umum (Ketum) dari induk organisasi yang menghimpun seluruh alumni SMA Negeri 1 Makassar, adinda Andi Ina Kartika Sari selayaknya menempatkan diri sebagai seorang 'Ibu' yang bisa bersikap adil serta bijaksana dalam bersikap menangani, menengahi dan memutuskan langkah-langkah yang mencerminkan rasa keadilan terhadap anggotanya yang diibaratkan 'anak-anaknya'.
Tapi yang kini terjadi dan tampak di depan mata saat berlangsungnya penyelenggaraan Mubes, Andi Ina Kartika Sari justru menunjukkan keberpihakannya dengan mengenyampingkan aksi protes puluhan perwakilan alumni yang hadir di ruangan Mubes untuk mewakili ratusan alumni yang tidak berkesempatan masuk karena keterbatasan Rotterdam Room Lt.18 Hotel Arthama.
Puluhan perwakilan alumni secara jelas sudah menunjukkan aksi protesnya saat Andi Ina Kartika Sari baru saja naik podium untuk memberikan sambutan sekaligus hendak membuka Mubes tersebut. Aksi protes itu dengan melakukan 'walk out' sambil meneriakkan yel-yel dan disusul penyerahan Surat Pernyataan Sikap sebelum pembahasan tatib berlangsung.
Dalam Surat Pernyataan Sikap yang telah diserahkan langsung oleh perwakilan alumni dan ditandatangani puluhan alumni yang hadir di ruangan Mubes mewakili alumni lainnya yang menunggu di luar ruangan maupun sekitar hotel, secara jelas menyatakan tidak menyetujui penyelenggaraan Mubes yang tidak berdasarkan azas demokrasi dan sejak awal sudah diarahkan untuk mengaklamasikan seorang kandidat dengan menghalalkan berbagai cara.
"Seharusnya, adinda Andi Ina Kartika Sari yang juga sebagai seorang wakil rakyat di DPRD Sulsel, lebih paham dalam bagaimana berorganisasi yang baik dan bersih. Ini malah diduga ikut berpihak kedalam konspirasi keculasan untuk bagaimana mengaklamasikan dan mengukuhkan kandidat tertentu. Bahkan secara tidak langsung telah ikut andil terhadap sebuah gerakan sadis yang hendak memecah belah persatuan dari sebuah komunitas alumni yang selama ini menjadi kebanggaan dan teladan bagi angkatan-angkatan lainnnya di IKA SMANSA," ungkapnya.


Mubes Atau Ajang Kampanye ?
Salah seorang tokoh alumni SMANSA '82 yang juga dimintakan komentarnya di area deklarasi menyatakan, secara kasat mata saja kita bisa melihat kenyataan yang ada di ruangan Rotterdam Room Lt.18 Hotel Arthama tempat Mubes berlangsung, dimana di berbagai penjuru terpampang poster berukuran besar dengan foto wajah seorang kandidat bakal calon Ketua IKA SMANSA '82.
"Ada apa yah poster foto seorang kandidat dipampang di berbagai penjuru ruangan Mubes ? Apakah ini arena Mubes IKA SMANSA '82 ataukah ajang kampanye Pilkada atau Parpol ? Panitia jangan seenaknya melakukan tindakan-tindakan yang jelas-jelas tidak menghargai kami-kami para alumni yang tidak menghendaki figur tersebut memimpin paguyugan SMANSA 82 ini," lantangnya yang langsung diaminkan sejumlah alumni lainnya.
Menurutnya lagi, apa yang tampak di dalam ruangan Mubes itu secara langsung menunjukkan ambisius yang begitu berapi-api dari kandidat tersebut dan kroni-kroninya. Contoh lainnya lagi, sehari sebelum dan beberapa jam sebelum Mubes dilaksanakan, puluhan karangan bunga ucapan selamat yang dominan berasal dari para relasi dan pendukungnya sudah tertulis "Selamat dan Sukses atas Pelantikan sebagai Ketua IKA SMANSA '82".


"Menggelikan deh. Mubes belum berlangsung, tapi sejak sehari sebelumnya sudah dinyatakan dilantik ? Jangan lantas mengkambing hitamkan sebagai suatu kesalahan yang dibuat pihak perusahaan kembang. Sebab perusahaan kembang membuat produknya berdasarkan redaksi yang diorder pemesannya," ceplos beberapa alumni terbahak-bahak.
Mereka menambahkan pula, keculasan yang diduga sengaja dibuat panitia juga terlihat pada penanganan perangkat aplikasi zoom yang disiapkan buat para alumni di luar Makassar maupun Sulsel yang hendak mengikuti jalannya Mubes dan memberikan hak suaranya secara virtual (daring).
Banyak alumni yang sudah teregistrasi sebagai peserta daring, meski telah menunggu berjam-jam sejak pagi hingga berakhirnya Mubes, tidak dapat tersambung atau masuk ke dalam jaringan aplikasi zoom. Panitia yang bertindak sebagai host dari aplikasi zoom tersebut diduga keras hanya memilih-milih untuk memasukan peserta daring.
"Sebagian besar alumni yang diketahui tidak mendukung kandidat yang dijagokan panitia, tidak diladeni untuk masuk dalam jaringan aplikasi zoom meeting Mubes IKA SMANSA '82," tandas mereka yang kemudian menyampaikan pula bahwa wadah alumni SMANSA SMART '82 selanjutnya akan menyelenggarakan Mubes Luar Biasa untuk membentuk kepengurusannya serta mempersiapkan program kegiatannya seperti Halal Bihalal di Cisarua, Puncak, Bogor, dan kunjungan ke Kalimantan Utara hingga Batam. (tim)