Ajiep Padindang Sosialisasi Empat Pilar MPR RI Ke Majelis Taklim dan LPM Se-Kecamatan Panakkukang Makassar

SOROTMAKASSAR -- Makassar.

Anggota MPR RI Dr. H. Ajiep Padindang, SE, MM, melaksanakan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI yakni Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika dengan segmen Majelis Taklim Al Hidayah dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) se-Kecamatan Panakkukang Kota Makassar.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Warkop BM, (23/11/2020). Karena masih dalam kondisi pandemi covid-19, Sosialisasi yang diikuti 150 orang peserta, dibagi dalam dua tahap dengan menerapkan standar protokol kesehatan.

Ajiep Padindang yang menjabat Wakil Ketua Kelompok DPD RI di MPR RI, mengatakan, Empat Pilar MPR RI yakni Pancasila sebagai Dasar dan Ideologi Negara, UUD NRI Tahun 1945 sebagai Konstitusi Negara, NKRI sebagai Bentuk Negara, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai Semboyan Negara.

"Pancasila sebagai Dasar dan Ideologi Negara merupakan filsafat dan pikiran yang mendalam yang digali dari nilai-nilai masyarakat lokal di Indonesia. Sejak zaman nenek moyang kita, bangsa Indonesia sebagai bangsa religius, bangsa yang ber-Tuhan. Karena itu, Bangsa Indonesia adalah bangsa yang Berketuhanan Yang Maha Esa," ungkap Ajiep Padindang, yang juga pernah menjadi Anggota DPRD
Provinsi Sulawesi Selatan empat periode.

Lebih lanjut Ajiep Padindang dalam pemaparan sosialisasinya, keberagaman suku dan agama yang ada di Inonesia namun dapat hidup berdampingan secara damai merupakan anugerah dari Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa. Olehnya itu, kata Ajiep, kita sebagai bangsa harus dapat menjaga kerukunan tersebut. Maka, Pancasila juga berfungsi sebagai Pemersatu Bangsa.

"Kita bersyukur memiliki Pancasila sebagai Dasar dan IdeologiNegara, UUD NRI Tahun 1945 sebagai Konstitusi Negara, NKRI sebagai bentuk Negara, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai Semboyan Negara, harus terus disosialisasikan, dipahami dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari” lanjutnya.

Setelah penyajian materi, dilanjutkan tanya jawab dan diskusi. Dalam sesi tersebut, peserta sosialisasi mengusulkan agar perlunya gerakan Sadar Pancasila.

Menanggapi usulan itu, Ajiep Padindang menyambut baik karena penghayatan dan pengamalan nilai-nilai Pancasila memang perlu ditingkatkan.

"Pancasila merupakan sumber nilai bagi kehidupan berbangsa dan bernegara. Nilai-nilai Pancasila yang tertuang dalam sila-sila Pancasila tentunya perlu tertanam di setiap hati masyarakat Indonesia," jawab Ajiep Padindang.

Sebelum mengakhiri sosialisasi, Ajiep Padindang berpesan kepada peserta sosialisasi untuk senantiasa menjaga anak-anak. Karena mereka sebagai generasi yang akan memegang kendali Negara kita 10-20 tahun ke depan dari pengaruh negatif media sosial dan games yang semuanya produk negara asing yang dapat merusak moral dan karakter generasi kita ke depan. (rk)