Memasuki Bulan Suci Ramadan, PDAM Gowa Jamin Kualitas Air Tetap Terjamin


SOROTMAKASSAR -- Gowa.

Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Gowa menjamin kualitas air terjamin memasuki bulan suci Ramadhan pada pertengahan April 2020 ini.



Saat ini kondisi pengolahan air baku masih dibawah 400 nephelometric turbidity unit (NTU) atau dikenal dengan satuan kekeruhan air.

Meski demikian, PDAM Tirta Jeneberang memastikan kualitas suplai air untuk masyarakat Kabupaten Gowa  hingga saat ini tetap terjaga.

Direktur Utama PDAM Gowa H. Hasanuddin Kamal mengakui, tingkat kekeruhan masih normal pasca dibukanya pintu air Dam Bili-Bili, sedangkan kondisi curah hujan juga normal saat ini.

"Namun air ke pelanggan alhamdulillah tetap jernih," katanya ketika dikonfirmasi Jumat (10/04/2020).

Ia mengungkapkan, bila curah hujan tinggi juga mengakibatkan lumpur semakin tebal. Air yang masuk dalam pengolahan lebih banyak lumpur dari pada air.

Kondisi pengolahan air PDAM Gowa dengan tingkat kekeruhan kisaran 400 NTU (Instagram @pdamtirtajeneberang).
Meski demikian, PDAM Tirta Jeneberang sudah bisa menjamin kondisi kekeruhan tetap normal.

PDAM Tirta Jeneberang tetap menyiapkan bahan kimia dua hingga lima kali lipat. Mulai dari PAC, tawas, kaporit hingga magnaflog.

Produksi air pun, katanya, masih kondisi normal.
PDAM Tirta Jeneberang juga tidak henti menyiagakan petugas laboratorium untuk melakukan pemeriksaan tingkat kekeruhan setiap jam. Pemeriksaan itu dilakukan dengan mencocokkan menggunakan bahan kimia yang ada. (alfian)