123 Guru Terpilih Sulsel Susun Soal TKA, Disdik-BBPMP Targetkan Instrumen Uji yang Berkualitas

SOROTMAKASSAR — MAKASSAR, Kepala Subbagian Tata Usaha PTIK Dinas Pendidikan Sulawesi Selatan, Ihsan Sanusi, menegaskan kualitas butir soal Tes Kemampuan Akademik (TKA) harus benar-benar teruji agar mampu mengukur kemampuan berpikir peserta didik sesuai standar yang ditetapkan.

Penegasan itu disampaikan Ihsan Sanusi pada pembukaan kegiatan penulisan soal TKA jenjang SD dan SMP yang digelar Dinas Pendidikan Sulawesi Selatan bersama Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Sulsel di Kantor BBPMP Sulsel, Makassar, Selasa (22/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung selama lima hari, hingga Sabtu (26/9/2026), diikuti 123 peserta yang terdiri atas penulis, penelaah soal, fasilitator, dan panitia dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan.

Menurut Ihsan Sanusi, penyusunan soal TKA tidak hanya menitikberatkan pada materi, tetapi juga memastikan setiap butir soal memiliki kualitas yang mampu mengukur tingkat kemampuan akademik siswa secara objektif.

Sementara itu, pembukaan kegiatan dilakukan oleh Dr Rudi dari BBPMP Sulsel. Dalam arahannya, ia menyampaikan, guru-guru yang mengikuti kegiatan ini merupakan tenaga pendidik terpilih dari ribuan guru di Sulawesi Selatan dan dipercaya mengemban tanggung jawab menyusun soal TKA.

Dr Rudi menjelaskan, TKA tahun ini akan menjadi instrumen evaluasi terhadap sekolah maupun pemerintah daerah dalam melihat capaian standar kelulusan peserta didik.

“Tes tahun ini akan menjadi alat evaluasi baik terhadap sekolah maupun pemerintah daerah. Tes juga akan menjadi alat evaluasi sistem, bagaimana ketercapaian standar kelulusan,” ujarnya.

Ketua Panitia, Andi Tamrin dari Dinas Pendidikan Sulsel, menjelaskan sebanyak 96 guru bertugas sebagai penulis dan penelaah soal TKA yang berasal dari 24 kabupaten/kota. Masing-masing terdiri atas 48 guru jenjang SD dan 48 guru jenjang SMP.

Tambahnya, para peserta merupakan guru mata pelajaran Matematika dan Bahasa Indonesia yang dipilih sebagai perwakilan daerah. Sebelum memulai tugas, perwakilan peserta juga menandatangani fakta integritas sebagai komitmen menjaga kerahasiaan dan kualitas penyusunan soal.

Selama lima hari pelaksanaan, para guru akan menulis, menelaah, sekaligus menganalisis setiap butir soal yang nantinya digunakan dalam Tes Kemampuan Akademik bagi siswa kelas VI SD dan kelas IX SMP.

Selain 96 penulis dan penelaah soal, kegiatan ini juga melibatkan 13 panitia, empat fasilitator dari pusat, serta dua fasilitator BBPMP Sulsel.

Pelaksanaan kegiatan merupakan hasil kolaborasi Dinas Pendidikan Sulsel dan BBPMP Sulsel. Pembiayaan mencakup perjalanan dinas peserta dan fasilitator pusat, uang harian, transportasi panitia, serta honorarium fasilitator. Sementara BBPMP Sulsel menanggung akomodasi dan konsumsi seluruh peserta selama kegiatan berlangsung, tandas A. Tamrin. (Hdr)