SOROTMAKASSAR -- MAKASSAR, Penanggung jawab Program Sosialisasi Pengolahan Eco Enzym Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Zero Waste Gelombang 116 Universitas Hasanuddin, Muhammad Khofid Nailul J., mengatakan pemanfaatan limbah organik rumah tangga menjadi eco enzym merupakan langkah sederhana yang dapat dilakukan masyarakat untuk mengurangi sampah sekaligus menghasilkan produk ramah lingkungan. Upaya itu disosialisasikan kepada warga RT 01/RW 02, Kelurahan Katimbang, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Selasa (4/8/2026) lalu.
Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bagian dari program kerja Mahasiswa KKN Tematik Zero Waste Unhas yang bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pengelolaan limbah organik rumah tangga. Program ini juga mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) poin 12 mengenai konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab serta sejalan dengan kebijakan Pemerintah Kota Makassar yang mendorong pemilahan sampah organik sejak tingkat rumah tangga.
Dalam sosialisasi itu, kata Khofid, peserta memperoleh penjelasan mengenai pengertian, manfaat, dan tahapan pembuatan eco enzym dari limbah organik rumah tangga. Warga juga dikenalkan pada berbagai pemanfaatan eco enzym, mulai dari penghilang bau, pembersih alami, hingga pupuk cair organik yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Muhammad Khofid menjelaskan, kegiatan tersebut dirancang agar masyarakat tidak lagi memandang limbah organik sebagai sampah semata, melainkan sebagai bahan yang masih memiliki nilai guna.
"Sosialisasi pengolahan eco enzym ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan baru kepada masyarakat, limbah organik rumah tangga dapat dimanfaatkan kembali menjadi penghilang bau, pembersih alami, maupun pupuk cair organik yang bermanfaat bagi lingkungan," ujarnya, Minggu (6/9/2026).
Pelaksanaan kegiatan turut menghadirkan penyuluh dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar, Dr. Siti Indriyati Idris, serta dihadiri perangkat RT dan RW setempat.
Ketua RT 01 Kelurahan Katimbang, Andi Oddang, mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKN Unhas tersebut. Menurut dia, edukasi pengelolaan limbah organik menjadi eco enzym diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sekaligus meningkatkan kesadaran warga dalam mengelola sampah secara berkelanjutan.
"Kami berharap pengolahan eco enzym ini dapat memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengelola limbah organik secara berkelanjutan," kata Andi Oddang.
Melalui program ini, Mahasiswa KKN Tematik Zero Waste Unhas berharap masyarakat dapat memanfaatkan limbah organik secara mandiri sehingga tercipta lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan, tandas Muhammad Khofid Nailul. (Hdr)