SOROTMAKASSAR — MAKASSAR, Kelompok pemuda Matadoor (Makassar Tidak Kendor) menggelar aksi demonstrasi menanggapi polemik pesta ulang tahun di MYE Lounge yang disebut menampilkan dugaan praktik LGBT.
Aksi ini di kawal kepolisian sekaligus desakan agar pemerintah segera turun tangan memeriksa tempat hiburan tersebut.
Matadoor meminta Pemerintah Kota Makassar dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan tidak bersikap pasif. Pihak berwenang diminta melakukan pemeriksaan menyeluruh, mengevaluasi perizinan, dan mengambil tindakan tegas jika ditemukan pelanggaran.
"Kami mendesak Pemkot Makassar dan Pemprov Sulsel segera turun tangan, periksa secara terbuka, dan ambil langkah tegas. Jangan sampai masyarakat mempertanyakan keseriusan pemerintah," ujar Jenderal Lapangan Matadoor, Ryyan Saputra, Sabtu (3/10/2026).
Pengelola MYE Lounge juga diminta memberikan klarifikasi kepada publik. Ketua Matadoor, Karaeng Emba, menegaskan pihaknya akan terus mengawal persoalan ini hingga ada kejelasan.
"Kami tidak akan berhenti sampai ada kepastian. Pemerintah diminta bertindak sesuai aturan, jangan biarkan ini berlarut-larut," katanya.
Matadoor mendesak evaluasi izin operasional MYE Lounge dan mempertimbangkan penyegelan jika hasil pemeriksaan membuktikan pelanggaran. Penanganan diminta tetap berlandaskan hukum dan objektif tidak menjadi intimidasi atau persekusi terhadap pihak tertentu.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari manajemen MYE Lounge maupun instansi terkait.