Kebijakan Bupati Sidrap Sudah Seperti NA, Seorang Pengacara Minta DPRD Hak Angketkan


SOROTMAKASSAR -- Sidrap.

Sari Juwita Mustafa, SH, seorang pengacara wanita di Sidrap, meminta kepada DPRD Sidrap untuk menggunakan hak istirmewanya, yakni Hak Interpelasi atau Hak Angket guna menyeret Bupati Sidrap Dollah Mando ke sidang DPRD Sidrap.


“Dollah Mando motif kebijakannya, sudah seperti Gubernur Sulsel Nurdin Abddulah (NA). Jika Nurdin ingin menghabisi orang-orang SYL di pemerintahannya, maka Dollah Mando hendak menghabisi orang-orang Rusdi Masse di pemerintahannya dengan melibas semua aturan,” kata Ita panggilan akrab Sari Juwita Mustafa.

Sari Juwita menyampaikan hal itu di Gedung DPRD Sidrap Senin (05/08/2019) siang, usai mendampingi Kepala Desa Persiapan Talawe, Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidrap yang diterima Ketua DPRD Kabupaten Sidrap, Sulkifil Zain.

Contoh langsung cara kesewenang-wenangan Dollah Mando, jelas Ita, Bupati Sidrap ini ingin mengganti Mas’ud Saad, Kepala Desa Persiapan Talawe dengan melabrak aturan. 

“Dia melibas PP No.43/2014 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Kepala Desa. Demi ambisinya menghabisi orang-orang yang dianggapnya sebagai orang dari Rusdi Masse, bupati sebelumnya.

Tidak hanya di tingkat Kepala Desa, orang yang dianggapnya sebagai orangnya Rusdi Masse ingin dihabisinya. Tetapi di tingkat Kepala Sekolah dan pejabat di lingkungan Pemkab sudah dilibasnya.

“Ada rekaman putra Dollah Mando ikut campur di upaya pelengseran Kepala Desa Persiapan Talawe ini,” sambung Sari Juwita Mustafa kepada wartawan.

Dollah Mando, lanjut Ita, harus dibuat seperti Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, karena Dollah Mando sejak awal terlihat melibatkan keluarga dan kerabatnya dalam proses pengambilan kebijakannya. "Dollah Mando harus di-Nurdin Abdullah-kan oleh DPRD Sidrap," tutur pengacara cantik ini.

Menurut Ita, sudah bukan rahasia publik lagi, di Sidrap ini publik sejak 5 bulan lalu sudah menggunjingkan keterlibatan putra-putra Dollah Mando dan kerabatnya. Dan sudah banyak mantan tim sukses Dollah Mando, siap menyanyi tentang putra-putra Dollah Mando itu. 

“Mereka semua sisa menunggu momentum,” ujar Ita yang mengaku kalau dirinya juga adalah mantan tim sukses Dollah Mando.

Selain itu, kata Ita lagi, Dollah Mando juga tidak bisa menutup rapat tentang ketidak cocokannya dengan Wakil Bupati Sidrap. 

Apalagi ketika secara terbuka, Wakil Bupati beberapa kali mengungkapkan keinginannya untuk menjadi Ketua Golkar Sidrap, guna mengantisipasi jika Dollah Mando di Pilkada mendatang mendorong salah satu putranya.

“Pak Mahmud sudah berkomunikasi dengan Nurdin Halid Ketua Golkar Sulsel. Saya dengar itu dari senior saya yang dekat dengan Nurdin Halid,” ungkap Ita menutup pembicaraannya seraya pamit kepada wartawan untuk menuju Desa Persiapan Talawe. (*)