SOROTMAKASSAR -- SINJAI, Senyum bahagia terpancar dari wajah para petani saat menerima bantuan mesin pompa air dari Pemerintah Kabupaten Sinjai. Bantuan tersebut menjadi angin segar bagi petani, terutama di tengah musim kemarau yang membuat ketersediaan air untuk lahan persawahan semakin terbatas.
Bantuan alsintan itu diserahkan langsung oleh Bupati Sinjai, Dra. Hj. Ratnawati Arif, di Halaman Rumah Jabatan Bupati Sinjai, Rabu (4/11/2026).
Salah satu penerima bantuan adalah Kelompok Tani Saharue, Kelurahan Alehanuae, Kecamatan Sinjai Utara, yang diketuai Mahdis.
Mahdis mengaku sangat bersyukur atas bantuan mesin pompa air tersebut. Ia menyampaikan terima kasih kepada Bupati Sinjai beserta pemerintah pusat yang telah memberikan perhatian kepada para petani.
Menurutnya, bantuan ini sangat dibutuhkan, terlebih saat musim kemarau seperti sekarang. Ketersediaan air menjadi salah satu tantangan utama petani untuk tetap mengolah lahan dan melakukan penanaman padi.
"Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas bantuan ini. Pompa air memang sangat kami butuhkan, apalagi sekarang musim kemarau," ungkap Mahdis.
Ia menjelaskan, terdapat sekitar 20 hektare lahan pertanian yang membutuhkan dukungan pompa air agar tetap bisa mendapatkan pasokan air dan dimanfaatkan untuk menanam padi.
Kelompok Tani Saharue sendiri beranggotakan sekitar 20 orang. Sebelumnya, kelompok tani tersebut juga pernah menerima bantuan alat dan mesin pertanian berupa handtraktor dari Pemerintah Kabupaten Sinjai sekitar tujuh tahun lalu.
Mahdis berharap perhatian pemerintah terhadap sektor pertanian dapat terus ditingkatkan melalui penyaluran bantuan sarana dan prasarana pertanian yang sesuai dengan kebutuhan petani.
Ia optimistis, dukungan tersebut dapat membantu meningkatkan produktivitas hasil pertanian sekaligus berdampak pada peningkatan pendapatan dan kesejahteraan petani.
"Harapan kami, ke depan bantuan untuk petani bisa terus ditingkatkan. Dengan begitu, hasil produksi pertanian semakin bertambah dan ekonomi petani juga bisa lebih baik," harapnya.
Bagi petani, bantuan pompa air ini bukan sekadar tambahan peralatan pertanian, melainkan menjadi harapan untuk menjaga lahan tetap produktif meski di tengah keterbatasan air saat musim kemarau. (Iz)