SOROTMAKASSAR -- Makassar.
Proses pembebasan lahan proyek strategis kereta api jalur Makassar-Parepare sudah berlangsung selama tiga tahun. Dalam rentang waktu yang panjang itu, panitia lokal pembebasan lahan baru bisa membebaskan 30 persen lahan yang akan dijadikan bentangan rel kereta api di Sulawesi itu.
Dalam Rapat Koordinasi Pembebasan Lahan Proyek Kereta Api di Kantor Kejaksaan Tinggi Sulsel, Senin (15/6/2020), terungkap bahwa masih ada 70 persen yang mau dibebaskan, sedangkan Surat Keputusan Panitia Lokal Pembebasan Lahan akan berakhir Juli 2020.
Gubernur Sulsel Prof HM Nurdin Abdullah segera memperpanjang SK Panitia Lokal Pembebasan Lahan itu. "Kalau SK panitia biar besok juga selesai," jelas Bupati Bantaeng Periode 2008-2018 itu.
Menurut Nurdin Abdullah, proses pembebasan halan proyek kereta api ini akan cepat selesai kalau ada sinergi dari semua kembaga terkait. (*)